
Pewakafan tanah dan bangunan Yayasan Amal Tahfiz yang terletak di Jalan Petunia Raya, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan Medan kepada Yayasan Sulaimaniyah diketahui saat kunjungan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah ke Pondok Pesantren Syarief Medan Jalan Kelambir V, Nomor 45 Tanjung Gusta, Medan Helvetia, Rabu (10/11).
“Kami mewakafkan tanah bangunan yang awalnya kami inginkan menjadi sekolah tahfiz, tapi karena kami kemudian mengenal Yayasan Sulaimaniyah dan melihat visi misi juga programnya, maka kami berniat menyerahkan wakaf kami ini untuk dikelola Yayasan Sulaimaniyah,” ujar Musa Rajekshah, usai melakukan Penandatangan MoU di Pondok Pesantren Syarief Medan.
Musa Rajekshah juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melihat cara belajar dan fasilitas yang diberikan kepada para santri dan telah terbukti berhasil mencetak banyak penghafal Alquran di Indonesia dengan pengajar terbaik dari Indonesia dan Turki sejak tahun 2005. Yayasan Sulaimaniyah juga sudah sering menerima wakaf gedung untuk dikelola.
Sementara itu, Murat Karayildirim, Pimpinan Yayasan Tahfiz Sulaimaniyah Sumatera mengatakan, gedung wakaf ini direncakan akan menjadi Pondok Pesantren dan dipakai pada tahun ajaran baru 2022/2023. “Insya Allah, jadi pondok pesantren tahfiz santri karena saat ini yang mendaftar cukup banyak. Nanti Insya Allah, mereka yang lulus tahfiz Quran Utsmani akan mendapat beasiswa ke Turki dan 2-3 tahun balik mengabdi ke Sulaimaniyah atau melanjutkan pendidikannya,” ujarnya.
Beliau juga mengucapkan terima kasih atas wakaf bangunan yang diberikan dan berharap kerja sama ini dapat terus terjalin, serta diberi keberkahan oleh Allah SWT.**(NS/SR)




