
Sahabatrakyatsumut.com, Di tengah kurang optimalnya kondisi mobil Damkar di Kota Padangsidimpuan, ternyata masih ada mobil toyota buaya atau buaya merah yang melegenda, Kamis (30/6/2022).
Mobil berjenis truk pemadam kebakaran ini sudah dimakan zaman. Namun soal performa, truk tangguh ini masih cukup bisa diandalkan.
Di sisi lain, truk tersebut memiliki sejarah sejalan dengan pertumbuhan Kota Padangsidimpuan.
Mobil damkar buaya merah ini sudah banyak berjasa bagi Kota Padangsidimpuan, bahkan sejak sebelum kota ini berdiri menjadi kota administratif.
Kesan antik tampak jelas dari mobil legenda yang diproduksi sekitar tahun 60-an ini.
Salah seorang warga Padangsidimpuan, Anita Siregar (27) ketika diwawancarai terkait keberadaan “buaya merah”, mengaku terkesima.
“Itu mobil keramat bagi saya, jika dia turun tangan jangan ditanya lagi bang gimana dia melintas seolah juga mengabarkan adanya musibah dan semua harus minggir, ” kata Anita.
Sementara itu, Kabid Damkar, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan, Ashadi Muchtar Nasution mengungkapkan pihaknya masih mempertahankan mobil tua ini karena selain fungsi, juga sebagai simbol perjuangan damkar.
“Itu mobil legenda dan harus dirawat dengan baik. Itu sejarah dan termasuk simbol kita,” kata Ashadi.
Ashadi menambahkan, untuk perawatan mobil tua tersebut tidak tergolong rewel.
“Itu ngak rewel bang. Biaya perawatannya minim dan dia ngak keropos meski sudah puluhan tahun. Jarang mobil setangguh itu,” tegasnya.




