BUDIDAYA ANGGREK DALAM PANDEMI

Foto bunga anggrek di
Foto bunga anggrek di "Ayu Colection"

SUMUT.SAHABATRAKYAT.COM-ibu-ibu yang tergabung belajar melakukan budidaya tanaman anggrek di Ayu Colection Desa Sei Rotan Kec.Percut Sei tuan, Deli Serdang, Selasa(26/10/2021).Mereka terlihat antusias belajar mengenali berbagai karakter tanaman anggrek dari Ayu Collection Anggrek .

Neyna menyebutkan, para ibu ingin belajar menanam dan merawat anggrek.”Kami tadi diajari split, memotong dan memisahkan anggrek dari induknya,” ungkapnya.Kemudian diajari mengambil anakannya dan menanamnya dengan sistem tempel dan gantung.

“Ternyata menanam anggrek tidak susah, cuma harus telaten dan tahu tekniknya,” ungkapnyaDiungkapkan Neyna, rombongannya memang banyak menggemari tanaman anggrek.Malahan di rumah sudah banyak yang punya koleksi anggrek.

“Di rumah saya ada anggrek bulan, dendrobium, anasmum,” jelasnya.
Anggrek dari tahun ke tahun prospeknya dan harganya stabil. Dan lumayan mahal untuk bisnis saat Pandemi Covid 19,” jelasnya.

Sementara Ayu, pembudidaya anggrek menjelaskan tamu yang mendatangi tempatnya ingin belajar budidaya anggrek hibrid atau spesies.

Selain itu belajar teknik perbanyakan dengan teknik split anggrek kataliya, dendrobium dan anggrek bulan.Termasuk dendrobium anasmum dan ranimbar dan penanamannya,” jelasnya.

Para pengusaha perempuan yang datang hampir 80 persen merupakan pemula belum pernah tahu cara penanaman anggrek yang benar.

Mereka mengaku mendapatkan pengetahuan baru. Ternyata pengetahuan yang mereka dapat selama ini banyak yang salah,” jelasnya.*(Hr/Sr)