
SERGAI, Sahabat Rakyat Sumut.Com – Warga Dusun Pekan Sei berong, Desa Bandar Tengah, Kecamatan Kalifah, Kabupaten Serdang Bedagai meradang. Pasalnya, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT yang seharusnya mereka terima selama 1 tahun terakhir diduga diselewengkan oleh Kepala Dusun Pekan Sei berong Basaria Sirait.
Aduan warga tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Camat Kalifah Maninggar Manurung saat mereka mendatangi kantor Desa Bandar Tengah pada Rabu 15 Januari 2025.

Salah satu dari Keluarga Penerima Manfaat Biston Rumapea, mengungkapkan bahwa adik nya Sulastri Veronika Rumapea dan warga lainnya sudah lama tidak menerima undangan bantuan BPNT
“Kami sangat kecewa karena hak adik kami dan warga yang lain sebagai penerima bantuan tidak pernah diberikan lagi Hal itu sangat dibutuhkan masyarakat kenapa suami kepala dusun pekan sei berong bisa menerima nya padahal istri nya seorang kepala dusun “ungkap Biston dengan nada kesal.
Dalam mediasi yang dihadiri oleh pemerintah desa dan Forkopimcam Bandar Kalipah kepala dusun Pekan Sei berong Basaria Sirait mengakui kesalahannya.
Ia mengaku menggunakan wewenang bantuan BPNT dan PKH untuk kepentingan pribadi dengan memasukan Suami nya sebagai penerima manfaat selama dalam 1 tahun terakhir 2024
Camat Bandar Kalipah Maninggar Manurung saat dikonfirmasi awak media Portal Informasi News.Com melalui seluler belum menjawab
Hal ini menjadi perhatian bagi Ketua DPD Gerakan Masyarakat Anti Korupsi Provinsi Sumut Darma Bakti

“Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Pelaku harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” tegas Darma
Darma mengaku terkejut dengan adanya penyelewengan bantuan PKH dan BPNT Ia menyatakan bahwa selama ini tidak ada indikasi adanya penyimpangan bantuan yang diberikan langsung oleh pemerintah pusat
Meskipun Kadus Pekan Sei berong telah mengakui kesalahannya namun warga masih merasa kecewa. Mereka berharap agar kasus ini dapat diselesaikan secara tuntas dengan hukum yang berlaku di negara Indonesia agar tidak terulang kembali di kemudian hari di tempat yang lain” ungkap Darma.(Tim)




