
Deliserdang | http://sumut.sahabatrakyat.com
Kasus penganiayaan yang dilakukan sejumlah remaja terhadap seorang wanita berhijab hitam berinisial NL ramai di media sosial, Senin (20/12/2021) lalu. Dalam insiden yang terjadi di kuburan Cina Jalan Sari, Desa Marindal, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Sumut, tersebut korban dihajar dan ditendang bertubi-tubi.
Tak mampu melawan saat dikeroyok, korban hanya bisa memohon ampun sembari menangis kesakitan. Ia berkali-kali memohon agar pelaku menghentikan aksi tersebut.
“Kak tolong kak, udah. Sakit kali kak,” ujarnya.
Bukannya berhenti, para pelaku justru terus melancarkan perbuatannya. Mereka bahkan menyebutkan perbuatan terhadap pelaku tersebut merupakan sebuah pelajaran.
“Ini pelajaran buat kau ya. Pelajaran,” kata pelaku.
Kasus ini ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polsek Patumbak. Polisi telah mengamankan empat pelaku diantaranya, F (13), N (16), Q (12) dan SN (12). Salah satu pelaku berinisial SN (12), mengaku dirinya cemburu karena pacarnya diganggu oleh korban.

“SN mengaku melakukan penganiayaan karena geram dan cemburu cowoknya diganggu korban,” ujar Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ridwan kepada wartawan, Selasa (20/12/2021).
Sementara, tiga pelaku lainnya mengaku hanya ikut-ikutan melakukan penganiayaan terhadap korban. Menurut Ridwan, keempat pelaku telah dibawa ke Polrestabes Medan. Pihaknya hanya bersifat mengamankan.
“Ke Polrestabes Medan. Kami hanya mengamankan saja,” jelasnya. (SR)
Sumber :wartapoldasu.com




