Kunjungan Kerja Komite IV DPD RI DI SUMUT , dalam rangka pengawasan UU Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM)

 

SAHABAT RAKYAT SUMUT– MEDAN “Kunjungan Kerja Komite IV DPD RI di Provinsi Sumatera Utara,dalam rangka pengawasan UU Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM) bertempat di Hotel JW Marriot Jalan Putri Hijau Medan,Senin (29/11/21) 10:00 Wib s/d selesai.

Dalam Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Komite IV DPD RI H.Sukiryanto, Ir. H. Darmansyah Husein dan Novita Anakotta, S.H, M.H., serta anggota Komite IV DPD RI.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara Ir.Suherman M.si,Ketua Umum Koperasi Jasa Amal Barokah Formassu Edi Suherman,Kepala Kantor OJK Regional 5 Sumatera Utara beserta jajarannya,Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset, dan SDA Provinsi Sumatera Utara, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PNM (Permodalan Nasional Madani) beserta jajarannya,Ketua DPW UKM IKM Nusantara Sumatera Utara,beserta Ketua Asosiasi UMKM Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Pimpinan Komite IV DPD RI H.Sukiryanto yang juga Senator asal Kalimantan Barat mengatakan, keberadaan UU LKM sangat penting dalam memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro mengakses pembiayaan skema mikro.

Namun demikian,H.Sukiryanto mengatakan masih terdapat kendala pengembangan keuangan mikro yakni koordinasi pembinaan dan pengawasan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) antara Pemda dan OJK belum optimal, rendahnya kemampuan digitalisasi transaksi keuangan yang dimiliki LKM, hantaman Covid-19, serta rendahnya literasi keuangan masyarakat.

Gubernur Sumatera Utara dalam sambutan yang dibacakan oleh Agus Supriyono menyatakan saat ini pemulihan ekonomi Sumatera Utara terus berlanjut. Namun masih ada 10 daerah (kabupaten/kota) yang tingkat vaksinasinya di bawah 50 persen.

Terkait dengan dukungan UMKM, Agus menyampaikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah mengeluarkan kebijakan untuk mendukung UMKM di masa pandemi. Di sektor pembiayaan, Pemprov Sumatera Utara berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM mengawal Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) untuk meringankan beban UMKM.

Di Tahun 2020-2021, nilai BPUM di Sumatera Utara mencapai Rp1,98 triliun”, imbuh Agus.

Selain BPUM, Pemprov Sumut juga mengeluarkan program KUR khusus yakni Sumut Bermartabat dengan tingkat suku bunga 5%.(SR)

Sumber :sumutheadlinews.id