
SIMALUNGUN,Sahabat Rakyat Sumut.com -Pohon mahoni yang bermanfaat untuk mengurangi polusi udara sekitar 47-69 persen sehingga disebut sebagai pohon pelindung sekaligus filter udara dan daerah tangkapan air yang mana daun daunnya bertugas menyerap polutan- polutan disekitarnya dan sebaliknya dedaunan tersebut akan melepaskan oksigen yang membuat udara di sekitarnya menjadi segar akan tetapi justru di tumbang tanpa alasan yang jelas oleh pihak management kebun silau dunia ptpn III.

Hal ini diketahui awak media terhadap pengaduan masyarakat yang bercerita di sebuah warung pada hari kamis 30/03/2023 yang lokasinya terletak di afdeling 1 kebun silau dunia yang mana dalam pengamatan masyarakat terdapat 2 pohon mahoni yang telah di tumbang dan terkesan sudah menjadi bahan bangunan.

Saat awak media mencoba konfirmasi kepada manager kebun silau dunia ptpn III Kasiaman Saragih via pesan singkat Wa tidak dijawab.
Pada kesempatan yang sama awak media mencoba konfirmasi dengan APK kebun silou dunia J.silalahi via pesan singkat Wa terkait adanya penumbangan pohon mahoni tersebut dan dijawab..”Siang bang,maaf saya lagi ber puasa bang “,setelah buka nanti saya jawab ya bg agar harap maklum ya bang”..
Tetapi saat dihubungi Sungguh ironis jawaban APK tidak ada sama sekali,benar saat ini bulan ramadhan akan tetapi sesuai tufoksinya seharusnya memberikan informasi bagi media pers ketika mencari sumber berita.
Padahal awak media ingin menanyakan apa alasan pihak perkebunan silau dunia menumbang pohon mahoni tersebut dan untuk apa peruntukkannya serta apakah sudah sesuai SOPnya mengingat perkebunan silau dunia merupakan aset negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN).(SR/Morang)




