
SERGAI,Sahabat Rakyat Sumut.com – Tujuan berdirinya kantor kepala desa tidak lain adalah merupakan tempat pengaduan masyarakat, serta tempat pelayanan keperluan surat-menyurat yang dibutuhkan oleh warga itu sendiri.
Dalam konteksnya, kantor kepala desa merupakan tempat pengurusan dari masyarakat pada saat jam kerja sampai batas jam kerja selesai, yang telah ditentukan dari pemerintah daerah masing-masing.
Namun, masih saja ada para oknum kepala desa dan perangkatnya tidak patuh dan tetap saja melangar aturan yang telah di tentukan tersebut hanya setiap harinya lebih memilih ke ladang dari pada masuk kantor.

Seperti beberapa desa diwilayah Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, salah satunya di Desa Silau Merawan, saat awak Media Berkonfirmasi terkait penggunaan anggaran dalam pembuatan semenisasi jalan di depan kantor desa
Temuan awak media ini dilapangan saat turun ke Desa tersebut, ketika sampai di kantor desa terlihat dengan jelas tidak satupun ada petugas atau staff desa dan kondisi ruangan kantor desa pun tertutup sangat rapi meskipun saat itu masih jam kerja.
hal ini tentu menjadi nuansa yang sangat buruk dan tidak terpuji terhadap pelayanan kepada masyarakat maupun tamu yang datang untuk berkunjung ke kantor desa-desa tersebut.
Menurut keterangan sejumlah warga seperti yang dikatakan warga di Desa Silau Merawan , dalam setahun bisa dihitung di Kantor Desa mereka menjalankan aktifitasnya.
“Lebih banyak tutupnya dari pada buka. Kalaupun buka pas ada kunjungan dari kecamatan maupun kabupaten. Jika ingin berurusan surat menyurat cukup datang ke rumah Kades saja,” kata warga yang minta namanya dirahasiakan kepada wartawan, selasa (20/06/2023).
Terkait temuan tersebut, Kepala Desa Silaumerawan, Arifin saragih saat di konfirmasi menapik mengatakan kantor desanya selalu ada orang karena pulang makan aja tadi sebentar.
Bahkan masyarakat kita pun disini apabila ada urusan mereka, mereka sering datang ke rumah,”tambahannya.
Saat ditanya tentang pengerjaan jalan semenisasi didepan kantor desa,kades Silaumerawan Arifin saragih mengatakan kami kan ada atasan bang,
“camat lah atasan kami,kami tanya dulu atasan kami
Sementara Proyek semenisasi tersebut berada didana kekola desa tetapi kepala desa serasa takut untuk memberi info transfaransi anggaran tersebut sehingga menimbulkan pertanyaan dimasyarakat.(SR/Morang)




