
Sahabatrakyatsumut.com, MEDAN – Seorang pekerja di kompleks Cemara Kuta Jalan H Anif, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan berinisial RK (21) ditemukan tewas dikolam ikan.
Jenazah RK (21) ditemukan pertama kali oleh rekannya Ramadana Sipahutar saat hendak mengambil air minum di dekat kolam ikan yang sedang dibersihkan korban, Jumat (18/6/2022).
Tiba di kolam, Ramadana melihat gelembung air dari kolam dengan pompa terlepas dan dia melihat korban sudah tersandar di dinding kolam.
Melihat korban tak sadarkan diri dia pun langsung mencabut stop kontak pompa air dan memanggil rekannya yang lain dan mengangkatnya dari kolam.
“Kemudian saksi Ramadana Sipahutar memanggil Saksi Randi dan mengatakan bahwa korban pingsan di dalam kolam, lalu para Saksi mengangkat korban ke tepi/atas kolam. Kemudian para saksi membawa korban ke klinik kemudian petugas klinik menyatakan korban sudah meninggal dunia,” kata Kapolsek Percut Seituan, Kompol Agustiawan, Sabtu (18/6/2022).
Tak lama abang korban yang juga pengawas di kompleks tersebut datang ke klinik dan membawa korban ke Rumah Sakit Haji Medan guna memastikan nyawa adiknya.
Ternyata keterangan pihak rumah sakit sama dan menyatakan RK sudah tak bernyawa.
Selanjutnya personel Polsek Percut Seituan menghubungi Inafis Polrestabes Medan dan melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa tubuh korban.
Dari hasil pemeriksaan tidak ada menemukan tanda tanda kekerasan atau penganiayaan.
Polisi menduga korban mengalami kecelakaan kerja atau tersengat listrik pada saat membersihkan kolam ikan.
Dari lokasi polisi menemukan barang bukti berupa sebuah pompa air dan sebuah gunting.
Saat ini jenazah korban pun sudah disemayamkan.
“Keluarga korban membuat surat pernyataan agar tidak di lakukan Otopsi terhadap jenazah Korban.”
Jenazah dugaan korban kesetrum RK (21) saat dibawa ke rumah duka.




